Rabu 28 Sep 2016

Fakultas Hukum Universitas Balikpapan

BALIKPAPAN - Meskipun belum ada laporan yang meminta perlindungan saksi, namun lembaga yang memberikan perlindungan bagi para korban dan saksi dari pelanggaran hak asasi manusia berat tetaplah ada. Hal ini terlihat ketika Fakultas Hukum dan Program Pasca Sarjana Magister Hukum Uniba menggelar kuliah umum dengan topic sosialisasi Undang-undang nomor 31 tahun 2014 tentang perubahan Undang-undang nomor 13 tahun 2006 tentang perlindngan saksi dan korban.

 

      Setelah resmi memperoleh akreditasi B dari BAN-PT sebagai satu-satunya Magister Ilmu Hukum di Kalimantan Timur dan Utara yang memperoleh nilai B tersebut ternyata tidak membuat pengelola Pascasarjana Universitas Balikpapan berpuas diri, Kegiatan-kegiatan ilmiah atau diskusi yang menghadirkan pembicara skala nasional tetap rutin dilakukan. Baru-baru ini Pascasarjana bersama Tranparency Indonesia dan STABIL menghadirkan mantan Pimpinan KPK Jilid 3 Bambang Widjojanto dalam sebuah diskusi menyikapi rencana DPR untuk melakukan perubahan Undang-undang yang terkait dengan KPK. Selain Bambang, sebagai pembicara dalam kegiatan tersebut ialah Piatur Pangaribuan yang tak lain adalah Direktur Pascasarjana Universitas Balikpapan, Dadang Trisasongkoyang merupakan Sekretaris Jenderal Tranparency Indonesia (TI), serta Tokoh Masyarakat Balikpapan yang juga ketua Dewan Pembina Yayasan Yapenti-DWK UNIBA Rendi S. Ismail dan Jufriansyah yang merupakan Direktur STABIL adapun dalam kegiatan ini dimoderatori oleh Heri Sunaryo.

Orang nomor satu di Kota minyak juga turut hadir dalam kegiatan ini, Rizal Efendi dalam sambutannya menyambut baik terlaksananya kegiatan ini, Rizal menyampaikan perlunya upaya bersama semua pihak untuk mendukung proses pemberantasan korupsi yang merupakan salah satu utama masalah bangsa ini. Dihadapan dosen dan ratusan mahasiswa Universitas Balikpapan Rizal menyampaikan dan menghimbau agar setiap elemen masyarakat menjauihi praktek-praktek korupsi baik sebagai pemberi maupun penerima suap, setelah itu Rizal pamit untuk meninggalkan forum lebih dahulu karna ada kegiatan ditempat lain.

Seteleh resmi memperoleh akreditasi B pada Program Studi Magister Ilmu Hukum yang dikeluarkan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Program Pascasarjana MIH Universitas Balikpapan tidak berpuas diri. Kerjasama internasional tetap dilakukan dan kali ini kerjasama dilakukan dengan Universitas Leiden Belanda. Adapun kerjasama yang dilakukan adalah Studi tentang Ombudsman Republik Indonesia dan Ombudsman Belanda. Penelitian ini sendiri dilakukan di tiga daerah di Indonesia yakni Medan, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Kota Balikpapan. Sebagai salah satu kota yang terpilih dilakukan Riset maka Program Pascasarjana MIH Universitas Balikpapan dipilih sebagai mitra Penelitian tersebut, adapun penelitiaan ini dilakukan oleh Rikardo Simamarmata (UGM), Mohamad Nasir (UNIBA) sebagai Peneliti Utama dan Wawan Sanjaya (UNIBA) sebagai Asisten Peneliti.

Penelitian kerjasama antara Universitas Leiden dan Universitas Balikpapan ini sendiri dilakukan sejak tahun 2014 hingga tahun 2015 dan pada awal tahun 2016 dilakukan Diseminasi hasil penelitian yang dilakukan di Universitas Balikpapan pada 20 Januari 2016 lalu dengan menghadirkan Leader Project Penelitian tersebut yakni Dr. Adriaan Bedner, dalam kegiatan tersebut Adriaan menjelaskan bahwa jumlah masyarakat di belanda yang membuat pengaduan di Ombudsman jauh lebih banyak daripada di Indonesia padahal jumlah pendudukan di Indonesia jauh lebih banyak daripada di Belanda hal ini menurutu Adriaan karena masyarakat di Belanda sudah dikenalkan Ombdudsman sudah sejak Pendidikan ditingkat dasar ujar Pria berkebangsaan Belanda yang sangat fasih berbahasa Indonesia ini.

Pada Tanggal 10 Oktober 2015 telah berlangsung proses Visitasi Akreditasi Program Magister Ilmu Hukum Universitas Balikpapan oleh BAN-PT Jakarta dengan Asesor Prof. Dr. Ilyas Ismail, SH.,M. Hum dan Dr. H. Muchammad Ichsan, Lc.,MA. Alhamdulillah mendapatkan Nilai Akreditasi "B" SK BAN-PT Nomor : 1125/SK/BAN-PT/Akred/M/XI/2015, 14 November 2015.


 

Aduannya tentang korupsi kebijakan di Balikpapan tak kunjung ditindaklanjuti. Dia pun bertekad bergabung di KPK untuk membuka tabir kasus rasuah di Kaltim.

Langsung Bidik Kasus Korupsi di Kaltim,

Dimuat Tanggal 25 Juni 2015, Head Line, Kaltim Post Group.

RAHMAT SETYA HIDAYAT, Balikpapan

 

GELANG rantai warna kuning emas melingkar di pergelangan tangan kiri pria bernama lengkap Piatur Pangaribuan itu. Perhiasannya tersebut terlihat lebih mencolok di antara penampilannya yang sederhana.

Kemeja abu-abu garis putih serasi dengan celana serupa. Dua pena diselipkan di saku kemeja. Sepatu pantofel melengkapi tampilannya. Piatur yang akrab dengan potongan rambut tipis itu datang setengah jam lebih awal dari waktu perjanjian dengan Kaltim Post di Excelso Balikpapan Baru, Minggu (21/6) malam.


BALIKPAPAN
 - Ikatan Alumni Magister Ilmu Hukum Universitas Balikpapan melaksanakan kegiatan dialog public dengan topik Penegakan hukum terhadap anak dibawah umur yang mengunakan kendaraan bermotor yang dilaksanakan di gedung serbaguna Universitas Balikpapan Jum’at (6/3) kemarin. Hadir sebagai pembicara AKBP Rendra Kurniawan S.Ik,M.H yang merupakan Kasat Polisi Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalu Lintas Polda Kaltim yang juga ketua Ikatan Alumni Magister Ilmu Hukum Universitas Balikpapan .

 

Akademisi Universitas Balikpapan (Uniba) menolak tuntutan otonomi khusus yang dilayangkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Mereka menimai Provinsi Kalimantan Timur dianggap belum memiliki landasan hukum yang kuat agar diperhitungkan pemerintah pusat.

“Belum waktunya Kaltim menuntut otonomi khusus,” kata dosen politik Uniba, Rendy Ismail dalam dialog publik bertajuk Indonesia dan Masa Depan Kaltim, Rabu, 28 Januari 2015.

Rendy berpendapat Kaltim tidak punya kekuatan politik yang bisa diperhitungkan dalam percaturan politik nasional. Para anggota DPR RI perwakilan Kaltim tidak mampu secara total memperjuangkan otonomi khusus yang diinginkan elit daerah.

Sebagai salah satu wujud pengabdian kepada masyarakat Balikpapan, IKA MIH Universitas Balikpapan dan HMPS MIH menggelar Diskusi Publik Criminal Justice System dengan topik “Kaburnya Gembong Narkoba Dari Lapas Balikpapan, Ada Apa Dengan Lapas?”. Berita tersebut yang cukup menghebohkan warga di kota minyak ini, karena bandar besar shabu-shabu Amir Aco yang juga terpidana kurungan seumur hidup diberitakan melarikan diri dari Lapas Balikpapan.

Hadir dalam diskusi tersebut Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Kaltim Djoko Setiyono, Bc.IP, SH, MM, Kepala Lapas Balikpapan Edy Haryono, Kasat Narkoba Polres Balikpapan Ricky Nelson Purba, juga aktivis sosial yang juga pengamat lembaga pemasyarakatan Rendi S. Ismail serta Direktur Pascasarjana MIH Uniba Dr. Piatur Pangaribuan, adapun diskusi tersebut dipandu oleh salah satu anggota HMPS MIH Universitas Balikpapan Tomic Minzathu.

Visi & Misi

visi&misi

 Visi:

Menjadi Fakultas Hukum yang terdepan dalam mengembangkan pendidikan tinggi hukum yang profesional dan berintegritas.

Misi:

 1.Menyelenggarakan pendidikan tinggi hukum yang memadukan penguasaan ilmu hukum, nilai etika dan moral guna menghasilkan lulusan yang berkompetensi tinggi, profesional dan berintegritas.

 

2.Menyelenggarakan penelitian dalam rangka mengembangkan ilmu hukum yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat pada tingkat lokal, regional maupun nasional.

 

3.Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dibidang hukum khususnya penyelenggaraan advokasi kebijakan dan pemberian bantuan hukum kepada masyarakat.

DR. Kadrasah

Buku tersedia di Pascasarjana Universitas Balikpapan dan di toko buku

Dapatkan Buku Audit Investigatif BPK



Buku tersedia di Pascasarjana Universitas Balikpapan dan di toko buku

Pengunjung

475849
Today
This Week
This Month
All days
55
896
6215
475849

Piagam Penghargaan Terbaik 2 kategori

Rapi,Bersih & Indah

Piagam Penghargaan Terbaik 2 kategori  rapi,bersih,dan Indah

 



Pengumuman

Jadwal UAS

Silahkan Anda Download file Jadwal UAS anda bisa download file jika anda sudah Register ke website fakultas hukum di...


Read More...

nilai ujian

mahasiswa dapat melihat nilai ujian di website FH-UNIBA mahasiswa dapat mendownload tugas melalui disini (download/viewdownload/10-jadwal-uas/9-jadwal-uas-genap-2012.html)


Read More...

penguman test

LOWONGAN KERJA UNIBA   17 Maret 2012 , by Rektorat   Dibutuhkan Segera2 Orang Staf Administrasi   Persyaratan :1. Perempuan / Pria usia 23 s/d 27...


Read More...

Berita

Akademisi ...

Akademisi Universitas Balikpapan (Uniba) menolak tuntutan otonomi khusus yang dilayangkan...


Read More...

Akreditasi...

Badan Akreditasi Nasional Perguruan tinggi nomor044/BAN-PT/Ak-XV/S1/XII/2012tentang nilai dan peringkat Akreditasi...


Read More...

Audiopharm...

    Kedutaan Amerika di jakarta mengadakan suatu kegiatan seni dan...


Read More...